Ashara Mubaraka di Vizag, India: Komunitas Dawoodi Bohra Hadirkan Nuansa Lokal dalam Refleksi Spiritual
Sumber : xbdu roissobeauty
Minins.id, Vizag – Kota pesisir Visakhapatnam, atau yang lebih dikenal sebagai Vizag, India, berubah menjadi pusat spiritualitas selama sepuluh hari terakhir. Ribuan anggota komunitas Dawoodi Bohra, sebuah mazhab Syiah Ismailiyah, memadati kota ini untuk mengikuti peringatan Ashara Mubaraka—sebuah rangkaian majelis duka menyambut 10 Muharram atau Hari Asyura.
Tak hanya menjadi momentum keagamaan, Ashara Mubaraka di Vizag tahun ini juga mencerminkan kearifan lokal, semangat toleransi, dan pendekatan Islam yang damai dan adaptif terhadap budaya setempat.
Peringatan Duka Penuh Makna
Ashara Mubaraka merupakan majelis tahunan yang memperingati kesyahidan Imam Husain bin Ali di Karbala, cucu Nabi Muhammad SAW. Peringatan ini diisi dengan ceramah keagamaan, doa bersama, serta refleksi nilai-nilai perjuangan dan keadilan.
Tahun ini, ribuan jemaah Bohra datang dari seluruh India dan negara-negara lain seperti Yaman, Pakistan, Timur Tengah, hingga Afrika Timur.
“Vizag dipilih sebagai lokasi tahun ini karena keramahtamahan masyarakat dan infrastrukturnya yang mendukung,” ujar salah satu panitia penyelenggara kepada Times of India.
Kesan Khas Lokal Vizag
Yang menarik, penyelenggaraan Ashara di Vizag kali ini menggabungkan nilai-nilai lokal. Ornamen khas India Selatan tampak menghiasi lokasi majelis, dan makanan yang disajikan selama majelis pun menyesuaikan dengan cita rasa setempat, seperti biryani Andhra, hidangan kelapa, serta teh khas Vizag.
Sejumlah warga non-Muslim juga terlihat ikut menyambut hangat kedatangan jemaah Bohra, sebagai bentuk solidaritas antarumat beragama.
“Kami merasa terhormat melihat acara ini berlangsung damai dan tertib. Komunitas Bohra selalu membawa energi positif ke kota kami,” ujar Subramaniam Reddy, salah satu warga Vizag.
Pemimpin Spiritual Turut Hadir
Acara ini juga dihadiri oleh Syedna Mufaddal Saifuddin, pemimpin spiritual tertinggi Dawoodi Bohra. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya hidup dalam damai, jujur, dan selalu memperjuangkan nilai keadilan sosial sebagaimana yang diteladankan Imam Husain.
“Imam Husain bukan hanya milik umat Syiah, tapi simbol universal tentang keberanian dan kebenaran,” ucap Syedna dalam pidatonya.
Teknologi & Ramah Lingkungan
Seluruh rangkaian acara disiarkan secara live streaming ke lebih dari 50 negara melalui saluran internal komunitas. Selain itu, panitia juga memastikan penyelenggaraan berlangsung ramah lingkungan dengan larangan penggunaan plastik sekali pakai dan penggunaan energi terbarukan.
Kesimpulan
Ashara Mubaraka di Vizag menjadi contoh bagaimana Islam dapat dirayakan secara inklusif dan berbudaya, tanpa kehilangan makna spiritualnya. Komunitas Dawoodi Bohra menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan bisa disampaikan dengan cara yang sejuk, ramah, dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar.
Penulis: Nicholas
Sumber: Times of India, The Hindu, Bohra News Network, NDTV
Komentar
Posting Komentar