Hari Pertama Sekolah, Siswa Baru di Jateng Dapat Layanan Cek Kesehatan Gratis
Sumber : RRI
Minins.id, Semarang – Hari pertama masuk sekolah bagi siswa baru di seluruh Jawa Tengah pada 14 Juli 2025 akan diwarnai dengan kegiatan berbeda. Selain mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para calon peserta didik juga akan mendapatkan layanan cek kesehatan gratis.
Program ini merupakan kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, yang bertujuan untuk memastikan kondisi fisik siswa baru dalam keadaan sehat dan siap mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Kesehatan siswa menjadi prioritas. Cek kesehatan ini meliputi pemeriksaan umum, pengukuran tinggi dan berat badan, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat," ujar Kepala Dinas Kesehatan Jateng, seperti dikutip dari Inilahjateng, Kamis (11/7/2025).
Dilakukan di Seluruh Sekolah Serentak
Pemeriksaan kesehatan akan dilakukan secara serentak di seluruh sekolah tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK, baik negeri maupun swasta. Petugas dari puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan terdekat akan dikerahkan untuk mendampingi kegiatan tersebut.
Jenis layanan kesehatan yang diberikan antara lain pengecekan suhu tubuh, tekanan darah, kebersihan gigi dan telinga, serta edukasi mengenai bahaya merokok dan pentingnya sarapan sehat.
"Ini bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan peserta didik sejak hari pertama sekolah. Kami berharap ini jadi tradisi baik setiap tahun ajaran baru," kata Nur Rahmawati, kepala Puskesmas di wilayah Banyumas.
Orangtua Diminta Dukung Program
Pihak sekolah juga telah menyampaikan surat edaran kepada orangtua untuk memastikan anak-anak hadir tepat waktu dan dalam kondisi bersih serta rapi. Orangtua diminta mendampingi jika diperlukan, terutama untuk siswa SD kelas 1.
Salah satu wali murid di Semarang, Edi Santoso, menyambut baik kebijakan ini. "Langkah bagus, setidaknya kita tahu kondisi anak di awal tahun. Kalau ada yang perlu ditindaklanjuti, bisa segera diatasi," ujarnya.
Program cek kesehatan ini akan terus dievaluasi dan dikembangkan ke depan agar lebih komprehensif, termasuk penambahan vaksinasi dan skrining mata atau pendengaran di tahap berikutnya.
Penulis : Nicholas
Komentar
Posting Komentar