Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Pemprov Mulai Lakukan Persiapan
Sumber : Humas Jateng
Minins.id, Semarang – Provinsi Jawa Tengah menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31 tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah saat menghadiri rapat koordinasi bersama LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran) dan Kemenag RI di Semarang.
"Jawa Tengah siap lahir dan batin menyambut MTQ Nasional 2026. Kami anggap ini sebagai kehormatan sekaligus amanah besar untuk menunjukkan wajah Islam yang damai dan berbudaya," ujar Wakil Gubernur Jateng, dikutip dari jateng.antaranews.co, Wikipedia, dan Beritajateng.tv, Kamis (11/7/2025).
Siapkan Venue dan Akomodasi di Beberapa Kota
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyebutkan bahwa pelaksanaan MTQ akan digelar secara terpusat di Kota Semarang, namun beberapa cabang lomba akan diselenggarakan di kota/kabupaten penyangga seperti Demak, Salatiga, dan Kendal.
Sejumlah stadion indoor, masjid raya, serta aula perguruan tinggi telah mulai disiapkan sebagai lokasi lomba tilawah, tahfidz, tafsir, hingga musabaqah makalah ilmiah Al-Qur’an.
"Selain infrastruktur, kami juga fokus pada penyambutan yang humanis dan budaya lokal, agar peserta dari seluruh provinsi merasa nyaman dan disambut hangat," tambahnya.
Dorong Ekonomi dan Pariwisata Religius
Pemprov Jateng juga melihat MTQ sebagai momentum untuk meningkatkan perekonomian daerah, khususnya sektor UMKM, kuliner halal, serta pariwisata religi. Ribuan peserta, official, dan pengunjung diperkirakan akan hadir selama kegiatan berlangsung.
"Kami ingin MTQ tidak hanya menjadi ajang lomba, tapi juga ajang silaturahmi kebangsaan dan promosi budaya Islam nusantara," kata perwakilan LPTQ Jateng.
MTQ Nasional ke-30 sebelumnya digelar di Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2024. Ajang ini merupakan agenda dua tahunan yang mempertemukan para qari dan qariah terbaik dari seluruh Indonesia.
Jawa Tengah terakhir kali menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada tahun 1992. Tiga dekade kemudian, provinsi ini kembali dipercaya sebagai penyelenggara utama pada tahun 2026.
Penulis : Nicholas
Komentar
Posting Komentar