Pemuda Muslim Dunia Bersatu di Chicago lewat World Ijtema 2025

Sumber : Republika

Minins.id, Chicago – Pada akhir Juni hingga awal Juli 2025, kawasan Rosemont–Chicago menjadi tuan rumah World Ijtema 2025, sebuah pertemuan besar kaum muda Muslim global. Acara utama berlangsung pada 27–29 Juni 2025 di Donald E. Stephens Convention Center, menghadirkan ribuan peserta dari Amerika Serikat bahkan mancanegara.

World Ijtema bukan sekadar acara keagamaan—acara ini dicirikan sebagai International Islamic Peace Conference, tempat saling berbagi nilai spiritual, persaudaraan antarumat, dan penguatan dakwah personal. Para peserta mengikuti beragam kegiatan seperti ceramah agama isi dengan wawasan kehidupan modern, sesi doa bersama, pembacaan Al-Quran, hingga lokakarya pembangunan komunitas dan pengabdian sosial ([rosemont.com][1]).

Suasana Acara dan Peserta

Mengutip sumber penyelenggara, lebih dari 100.000 orang hadir dalam acara ini, termasuk pemuda, keluarga, dan tokoh agama. Suasana penuh semangat dan kompak, begitu terasa melalui sesi kuliah agama hingga makan bersama.

Lokasi acara juga strategis, hanya lima menit dari Bandara O’Hare dan dilengkapi fasilitas parkir untuk 8.000 kendaraan serta pengamanan 24 jam, menjadikannya pilihan ideal untuk acara berskala besar .

Fokus pada Perdamaian dan Pendidikan

Tema utama yaitu “Peace, Brotherhood, and Devotion.” Banyak pembicara membahas cara menanamkan nilai perdamaian dan keimanan dalam kehidupan sehari-hari, serta peran generasi muda dalam membentuk masyarakat inklusif dan peduli.

Selain ceramah, tersedia pula sesi interaktif seperti workshop komunitas, kelas dakwah digital, dan kegiatan amal yang mendorong peserta menjadi agen perubahan di daerah masing-masing .

Akomodasi dan Fasilitas Gratis

Menurut laporan tablighnews24.com, panitia menyediakan akomodasi gratis selama tiga hari acara. Hal ini memudahkan peserta dari luar kota maupun negara untuk hadir tanpa beban biaya penginapan ([tablighnews24.com][2]).

Kesimpulan

World Ijtema 2025 di Chicago menunjukkan wajah Islam yang dinamis, penuh semangat persaudaraan, dan orientasi ke depan. Pertemuan ini menjadi ruang bagi pemuda Muslim internasional untuk belajar, bersinergi, dan menguatkan akar spiritual—sambil membangun jaringan global untuk kebaikan bersama.

Penulis : Nicholas

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dimsum Mentai Chili Oil Narawi Jadi Favorit Baru di Tlogosari Semarang

FOMO yang sehat, anak muda kini ramaikan trend mendaki gunung

Bill Gates Uji Coba Vaksin TBC di Indonesia: Langkah Global Atasi Penyakit Ganas yang Terlupakan